Museum Unik di Jakarta yang Wajib di Kunjungi

Jakarta menjadi salah satu kota yang menjadi tujuan utama beberapa orang. Bukan hanya untuk mencari peruntungan di kota besar, Jakarta juga menjadi tujuan wisata yang menarik. Di Ibu kota Indonesia ini terdapat tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi dan salah satunya adalah museum. Ada banyak museum yang biasa Ezytravelers kunjungi di kota Jakarta, dimana beberapa diantaranya mengusung konsep yang unik. Selengkapnya berikut ini adalah beberapa museum unik di Jakarta yang bisa menjadi referensi bagi Ezytravelers.

 

Fun facts!

“Museum Tengah Kebun dinobatkan sebagai Museum Swasta Terbaik dalam ajang Museum Awards tahun 2013″

Click to Tweet

 

  1. Museum Harry Darsono

 

musim unik di jakarta

Photo Credit : indonesiaexpat.biz

 

Nama Harry Darsono pastinya sudah tidak asing lagi di telinga Ezytravelers semua, seorang desainer fashion yang satu ini menjadi salah seorang desainer yang menjadi kebanggaan Indonesia.

 

Namanya pun semakin terkenal seiring dengan kepopuleran karya-karyanya yang sukses manarik perhatian dunia fashion nasional maupun internasional.

 

Dengan mengunjungi museum yang berada di Jl Cilandak Tengah no 71 Jakarta Selatan ini, kalian jadi punya banyak referensi fashion.

 

Semua produk fashion karya Harry Darsono ini disimpan di bangunan yang mewah.

Museum Harry Darsono buka setiap hari Senin-Sabtu mulai pukul 10.00 – 12.30. Bagi Ezytravelers yang ingin datang ke museum ini disarankan untuk reservasi terlebih dahulu, kalian biasa nomor telepon (021) 766 8553. 

 

Adapun untuk dapat masuk kedalam museum para pengunjung diharuskan untuk membayar sekitar Rp 50.000.

 

 

  1. Museum Taman Prasasti

 

musim unik di jakarta

Photo Credit : kompasiana.com

 

Museum Taman Prasasti berada di Jl. Tanah Abang, No.1 Jakarta Pusat. Museum terbuka seluas 1,2 hektare ini menyimpan beragam karya seni kuno yang sudah berusia dimana keberadaan barang-barang seni dari masa lampau  ini turut bercerita mengenai kecanggihan dan keahlian para pematung, kaligrafer, pemahat serta sastrawan dalam menghasilkan sebuah karya.

 

Museum Taman Prasasti sendiri merupakan museum cagar budaya yang sudah ada sejak masa kolonial Belanda.

 

Awalnya Museum ini merupakan pemakaman umum Kebon Jahe Kober, baru pada tahun 1977 lokasi ini di alih fungsikan dari pemakaman menjadi museum yang dibuka untuk umum.

 

Itulah sebabnya dari sekian banyak barang koleksi yang ditampilkan,Ezytravelers juga bisa melihat nisan dan beragam perlengkapan makam di museum yang satu ini.

Museum Taman Prasasti memiliki lebih dari 1.372 prasasti, nisan kuno dan juga miniatur makam  dari marmer, perunggu dan batu alam yang berasal dari 27 provinsi di Indonesia.

 

Selain itu di museum di Jakarta ini juga tersedia koleksi kereta jenazah antik.

 

Museum Taman Prasasti buka setiap hari Selasa hingga Minggu pukul 09.00-15.00, adapun hari besar tutup. Harga tiket masuknya adalah Dewasa Rp 2.000, Mahasiswa Rp 1.000
pelajar dan anak-anak Rp 600.

 

  1. Museum Layang-Layang

 

musim unik di jakarta

Photo Credit : tamasya.id

 

Bagi Ezytravelers yang suka bermain layang-layang atau sekedar mengagumi tampilan layang-layang yang semakin menarik, Museum Layang-Layang bisa menjadi tempat yang tepat untuk memenuhi rasa penasaran Ezytravelers akan layang-layang.

 

Museum unik di Jakarta ini menyimpan berbagai layang-layang dengan desain yang beragam, menariknya ditempat ini kalian juga dapat menemukan layang-layang dua dan tiga dimensi.

Adapun layang-layang ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Kalimantan, Sumatera dan ada juga yang berasal dari luar negeri. Tidak cukup hanya melihat-lihat saja, Ezytravelers juga bisa mengikuti workshop bikin layangan.

 

Museum Layang-Layang didirikan oleh Endang Ernawati yang memang hobi sekali mengoleksi layang-layang, lokasinya berada di Jl. H. Kamang nomor 38 Pondok Labu, Jakarta Selatan.

 

Untuk dapat masuk kedalam museum para pengunjung harus membeli tiket masuk seharga Rp. 10.000, adapun museum ini buka jam 09.00 – 16.00 namun jangan datang di hari libur nasional ya karena pada hari itu Museum Layang-Layang tutup.

 

  1. Museum di Tengah Kebun

 

musim unik di jakarta

Photo Credit : kerupuk.id

 

Dari namanya saja museum di Jakarta ini sudah terdengar unik, pemberian nama ini cocok untuk museum yang memang berada di tengah kebun yang asri ini.

Keunikan lainnya yang juga ditawarkan oleh Museum di Tengah Kebun ini adalah keberadaan lorong sepanjang 60 meter yang akan menyapa para pengunjung saat pintu gerbang dari kayu terbuka.

 

Di museum ini Ezytravelers bisa melihat beragam benda-benda seni yang memiliki nilai sejarah yang tinggi.

 

Adapun pemiliknya,

Sjahrial Djalil memang diketahui sangat menyukai berbagai benda antik yang bersejarah. Museum yang pernah dinobatkan sebagai Museum Swasta Terbaik dalam ajang Museum Awards ini tidak hanya memiliki beragam koleksi dari 26 provinsi di Indonesia saja namun juga berasal dari 63 negara.

 

Museum ini memiliki 17 ruangan berbeda yang dinamai sesuai dengan barang koleksi yang tersimpan di ruangan tersebut selah satunya adalah Ruang Buddha yang tentu saka berisi patung-patung Buddha.

 

Museum yang satu ini tidak dipungut biaya

namun bagi Ezytravelers yang ingin datang ke Museum unik di jakarta ini harus datang berkelompok minimal 10 orang dengan waktu berkunjung adalah hari Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu pukul 09.45 – 12.00 dan juga 12.45 – 14.30.

 

Mau jalan-jalan? Temukan berbagai pilihannya di sini: cari penginapan murah dan diskon tiket pesawat

 

Itulah beberapa museum unik di Jakarta, sangat menyenangkan bukan berkunjung ke museum-museum ini? Selain seru berkunjung ke museum juga dapat menambah rasa cinta dan juga menambah wawasan Ezytravelers semua. Sekarang tunggu apalagi? Yuk kita ramai-ramai ke museum.

3 thoughts on “Museum Unik di Jakarta yang Wajib di Kunjungi

  1. Dulu museum indentik dengan tempat yang angker dan kuno, tapi sekarang lebih keren dan juga dijadikan sebagai tempat berineraksi bermacam kegiatan didalamnya dan diantaranya adalah diskusi tentang kebudayaan, sejarah dan sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *