Belajar Sejarah Sambil Wisata di Surabaya Yuk!

 

kota surabaya atau biasa disebut kota pahlawan memiliki keunikannya sendiri, kota surabaya sebagai salah satu dari beberapa daerah wisata terbaik di provinsi Jawa Timur. Beberapa objek wisata di Surabaya memang sudah sering menjadi pembicaraan para wisatawan karena keindahan dan kesan yang ditimbulkan setelah mengunjunginya. jika kita ke surabaya, maka kita dapat melihat jumlah wisatawan yang berkunjung kesana sangat banyak dan beranekaragam karena jumlah wisatawan yang merasa kagum dengan kota yang satu ini memang tidak pernah ada habisnya. ada beberapa tempat yang layak dikunjungi wisata di surabaya

 

Jembatan Suramadu

wisata di surabaya jembatan suramadu
photo credit : www.gotravelly.com

Jembatan Suramadu merupakan  jembatan yang menghubungkan antara kota Surabaya dan Pulau Madura. Jembatan ini masuk ke dalam daftar tempat wisata di Surabaya karena memiliki daya tarik pemandangan di sekitar jembatan. Beberapa wisatawan memang sengaja melintasi jembatan terpanjang ketiga di Asia Tenggara ini lantaran ingin melihat pemandangan selat Madura yang memukau. Adapun tarif yang dikenakan wisatawan untuk melintasi jembatan suramadu sepanjang 5438 meter ini mematok biaya sebesar 30.000 rupiah untuk mobil dan 3000 rupiah untuk sepeda motor.

 

Monumen Kapal Selam

monumen kapal selam surabaya
photo credit : kekunaan.blogspot

Sebuag kapal selam yang sudah dipensiunkan KRI Pasopati 410 yang tidak lain adalah kendaraan laut milik TNI-AL buatan tahun 1952 . Lokasi tempat wisata sejarah yang satu ini terletak di tepian Kali Mas, lebih tepatnya di Embong Kaliasin atau di samping Plasa Surabaya. ditempat ini kalian bisa masuk kedalam kapal selam TNI dan melihat serta merasakan keadaan kapal selam yang sesungguhnya

 

House of Sampoerna

house of sampoerna
photo credit : www.indonesia-tourism.com

House of Sampoerna adalah museum tentang sejarah rokok. museum yang satu ini berisi tentang sejarah rokok di Indonesia dari era masa kerajaan sampai sekarang. Bangunan sejarah yang terletak di kawasan jalan Taman Sampoerna nomor 6 ini akan terlihat layaknya gedung Romawi berpilar 4 berbentuk rokok. Museum yang berdiri pada tahun 1862 ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi karena di dalamnya kita akan belajar tentang bagaimana cara memilih cengkeh berkualitas, cara mencampur bahan, hingga pada cara bagaimana kita mengepak rokok. Disarankan apabila datang bersama anak anak sangat dianjurkan diberi bimbingan tentang bahaya merokok

 

Monumen Soedirman

monumen soedirman surabaya
photo credit : surabaya.panduanwisata

Monumen Jenderal Sudirman terletak di tengah-tengah sebuah taman memanjang yang membelah Jl. Yos Sudarso, Surabaya, sekitar 50m setelah melewati jembatan yang melintas Kali Mas, menuju ke Gedung Balai Kota dari arah Balai Pemuda. Panglima besar Jenderal Sudirman adalah tokoh luar biasa yang sangat berperan dalam perjuangan bangsa Indonesia. Sepak terjangnya dalam melawan para penjajah di negeri ini tidak disangsikan lagi. Di perang Palagan Ambarawa ia berhasil melawan tentara Inggris dan NICA. Kemudian Agresi militer ke 2 dengan kondisinya yang sedang sakit tetap bergerilya untuk memerangi Belanda.

Monumen Jenderal Sudirman ini merupakan gagasan Letnan Jenderal M. Yasin sebagai Komandan VII Brawijaya pada saat itu dan diresmikan tepat pada peringatan hari Pahlawan 10 November 1970 oleh Presiden Soeharto.Monumen dibangun berhadapan dengan Monumen Bambu Runcing sebagai simbol kota Pahlawan. Beberapa tempat di sekitarnya merupakan bangunan penting seperti Gedung Balai Kota yang dipakai untuk Kantor Walikota Surabaya, Balai Pemuda dan Mess Lapangan Angkatan Laut Yos Sudarso.

 

Pura Jagat Karana

photo credit : indonesiakaya.com
photo credit : indonesiakaya.com

Tak hanya Bali yang punya Pura Agung, Surabaya pun juga ada. Sebuah pura megah bernama Pura Agung Jagad Karana berdiri kokoh di Jl. Ikan Lumba-lumba no 1 Surabaya. Pura Agung Jagad Karana merupakan sebuah Pura Kahyangan. Sebagai Pura Kahyangan tentunya pura ini merupakan pura untuk memuja dan mengagungkan kebesaran Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan berbagai manifestasinya. Pura Agung Jagad Karana diresmikan penggunaannya oleh Gubernur KDH Tingkat 1 Jawa Timur. Pura Agung Jagad Karana berdiri di atas tanah seluas 7.703 meter persegi.

Dalam areal seluas itu, Pura Agung Jagad Karana terdiri dari Mandala Utama, Mandala Madya, dan Mandala Nista. Mandala utama memiliki Padamasana, pepelik, Penglurah, Patung Ganesha, Bale Pawedan, Bale Pesantian, Kori Agung dan penyengker. Lalu di Mandala Madya terdapat berbagai keperluan sembahyang berupa beji, bale gong, bale sebaguna, bale pewaregan, candi bentar, bale pesanekan, penyengker serta sekretariat PHDI Jawa Timur. Sedangkan di Mandala Nista, terdapat Bale Manusa yadnya, Pasraman, Patung Dewi Saraswati. Tak hanya itu fasilitas seperti kamar mandi, toilet, tempat parkir dan sekretariat banjar Surabaya.

 

Museum Negeri Mpu Tantular



Mpu tantular diambil dari nama pujangga Majapahit yang menciptakan kitab Sutasoma dan Arjunawijaya. Di dalam kitab tersebut terdapat kalimat Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu jua, yang merupakan pedoman Indonesia.

Mpu memiliki arti Ibu yaitu titik pusat segala gerak dan pandangan. Tantular memiliki arti tak tertulari yaitu tidak terpengaruh, tidak menyimpang, tidak berubah jadi tetap mengkhususkan diri pada ajaran agama untuk mencapai kehidupan abadi. Museum Mpu Tantular terkenal dengan koleksi benda benda yang antik dan menarik , seperti koleksi sepeda tinggi,sepeda kayu,hiasan garudeya dan masih banyak lagi koleksi-koleksi yang menarik.selain itu tiket masuknya juga sangat murah sehingga semakin membuat tempat itu ramai dikunjungi oleh masyarakat kota Sidoarjo maupun luar kota.

sekian ulasan beberapa tempat wisata di Surabaya, semoga bermanfaat buat ezytravellers yang ingin berkunjung ke surabaya, selamat berlibur

Mau tau lebih jauh tentang Surabaya? main kesini yuk : Berwisata di Surabaya

 

5 thoughts on “Belajar Sejarah Sambil Wisata di Surabaya Yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *